Monday, January 11, 2016

CINTAKU BERLABUH DIPULAU PENAWAR RINDU

Bertahun sudah kutinggalkan pulau belakang padang, pulau yang menyimpan berjuta kenangan, pulau yang menjadi penawar disetiap kerinduan, pulau dimana asmara remajaku bergejolak akan sayang, yaitu pada dirimu bidadari belakang padang yang sangat aku rindukan.

Karena engkaulah dermaga tempat hatiku berlabuh dari kembara, engkaulah lentera penerang djiwa kemanapun aku melangkah..



Kuarungi lautan 
bukanlah tanpa harapan, kusinggahi daratan bukanlah untuk mencari senang, namun sebongkah kesetiaan akanlah mewujudkan cinta kita untuk dipersatukan.


Biarlah pecah luas daratan b
erserak berkeping berpuluh pulau, namun cinta dihati, tiadalah akan berpaling sayang, pada dirimu duhai pujaan bidadari belakang padang yang slalu aku rindukan...


Sungguhlah indah 
kemilau lampu dikala senja, dari megahnya singapore yang berkaca dihamparan selat malaka, indah seindah rona rupamu yang lama tiada kujumpa, megah semegah kesetiaanmu yang tiada goyah dari janji untuk setia.


Berbincang kita melepas malam pada keindahan alun alun dengan aneka hidangan, bercanda dan bercerita tentang rindu yang menyiksa, bergandeng kita menyusuri tepian menyusuri pasir putih dibawah sinar temaram, ada isak yang kudengar juga ada senyum dibalik halang rambut terurai, seakan lelah penantian tunai terbayar..


Duhai sayang..

Bila lepasnya airmata dapat mereda duka niscaya tiada akan kuseka dari kelopak mata dan kubiarkan seperti rintik hujan yang merintih yang perlahan berjatuh menjemput pagi..

Seperti hujan 
yang membasah pulau belakang padang, yang membuatmu bersembunyi kedalam hangatnya dekapan dan hatimu berkata seakan tiada ingin lagi untuk..

- T E R P I S A H K A N -