Saturday, March 26, 2016

HATIKU KEMARAU DISAAT SAKURA BERMEKAR

Ketika putihnya cinta telah ternoda dari indahnya hembusan angin surga yang mengangkasa, hatipun luluh janjipun rapuh dan iapun terlelap dalam buaian dari indahnya cinta yang hanya sekejap pandang.

Engkau yang datang dengan cahaya kemilau, yang menerang jiwaku disaat terlunta akan sayang, yang menuntun langkahku disaat gulita akan rindu dan engkau yang membawaku terbang kelangit mimpi dengan berjuta keindahan.


Namun mengapa disaat kemarau hatiku berlalu engkau berangsur menjauh, hilang dari pandangan sirna dalam impian, hanya melodi indah yang terdengar lirih dari cintamu yang tiada untukku lagi, r
asanya aku tiada cukup kuat untuk bisa jauh darimu, namun belenggu yang mengikat cinta, kini telah engkau lepas dan engkau buang dan akupun engkau lupakan.

Begitu rendahkah cintamu, begitu rapuhkah sayangmu, hingga engkau tega berpaling kasih disaat rasa sayangku meninggi, sehingga engkau buat hatiku kemarau disaat bunga sakura mulai bermekar.

Kini, kukenang dirimu dalam diary hatiku, hanya bingkai tua yang dapat aku pandang dari manisnya kenangan dikala engkau tiada habis akan sayang, dari sisa sisa cinta yang kini tinggal
- N O S T A L G I A -