Sunday, April 3, 2016

MENGAPA ENGKAU PERGI

Sejak Ă©ngkau pergi, hariku menjadi sunyi, langkahku bagai tiada arah, cintaku tertatih pada hamparan gurun yang tiada penghuni.

Bergumpal tanya kian mencabik dada, a
dakah salahku akan tingkah, hingga warna pelangi dari cintamu, kini kian tenggelam dalam pelukkan 
sepi.


Malamku hampa tanpa asmara, m
enggores pedih pada jiwa yang kian merintih, kucoba mengais cinta dari kepingan kisah indah yang tersisa, namun untaian aksara kian membalut jiwaku akan lara,


Entah berapa banyak butiran airmata y
ang bertumpah dikala melepas duka, entah berapa nada senandung rindu yang menggelayut dalam hatiku, yang kian terlelap dari tingginya asaku yang tercampak.


Kini..

Lenyap sudah harapku, karam sudah impianku, manakala indah cinta hanya sekejap, namun menggores luka yang menyayat.

Luka yang tiada aku mengerti akan cintamu yang berlalu pergi, luka yang teramat pedih, akan rinduku, akan sayangku, akan penantianku, yang tiada mungkin lagi akan bertunai

- J A N J I -