Tuesday, October 11, 2016

TOPENG KEPALSUAN

Ketika asmara telah menjadi neraka, membakar sayang hangus terbuang, hanya bongkahan derita yang berpusara, yang terkubur perlahan bersama runtuhnya dinding kebahagiaan.

Entah sanggupkah aku menahan akan buminya kasih yang
begitu kuat mengguncang hati, akan langitnya sayang yang redup perlahan terhalang topeng kebohongan.



Hingga bagai gunung batu yang pecah dan terbelah, hatiku hancur poranda jiwaku karam binasa, hanya tangkai rindu yang berdiri layu terhimpit batu pada hatimu yang membeku.

Inikah jawaban dari cinta yang dulu engkau agungkan. Inikah balasan dari panji panji sayang
yang dulu berkibar membentang bagai sayap elang, yang membuat kerasnya gunung es dalam hatiku menjadi luluh dan mengalir tetesan rindu.

Namun mengapa kini engkau bagai tiada punya hati, engkau bersembunyi dibalik indahnya lembaran janji, hingga dengan tiada naluri engkau tega membagi kasih, dengan tiada menimbang rasa engkau nodai putihnya cintaku dengan
- D U S T A -