Saturday, May 21, 2016

KISAH CINTA SIPUTERI KEMBANG API

Masih kulihat kilau kembang api diatas cakrawala, yang melesat tinggi bagai anak panah yang terlepas dari busurnya, yang bersorak riang dengan bermandi cahaya dikegelapan.

Ia menari berlomba pamerkan sinarnya. Ia bernyanyi memecah hening dalam dekapan mega, namun ia terjatuh bersama puing puing kehancuran dari pedihnya hati diatas tahta yang menjulang.



Adakah bintang bersorak
?. Adakah rembulan terbahak?, dikalau pijar cahayamu engkau pamerkan dengan congkak. Tidak!, karena harumnya melati dihatimu tiadalah akan terlihat oleh mata, namun ia akan tetap dirasa slalu indah walaupun ia bermekar didasar lembah.

Engkaulah melatiku tetaplah teguh pada pribadimu, yang salu semerbak menghiasi dinding qalbu, dan lupakanlah kisah cinta dari puteri sikembang api, yang sejenak indah dalam semarak namun sekejap sirna dengan menahan ratap.

Maafkan aku yang harus melepas genggaman tanganmu dan lupakanlah kisah dimalam purnama, karena hijaunya daun rinduku kini bergugur sudah, walau musim semi dihatiku masihlah sangat terasa
dan maafkan bila aku tiada mampu menjadi yang terbaik di
- H A T I M U -