Thursday, June 9, 2016

DUA CINTA SATU JIWA

Ketika dua cinta satu jiwa sudah tiada lagi menjadi rahasia, langit mata menjadi mendung Dan hujan airmata karena tiada percaya, Namun rasa pedih sungguh sangatlah nyata..

Engkau yang begitu dekat tempatku bercurah dari segala keluh dan kesah, namun mengapa engkau tega merantai kasih dengan dia yang aku sayangi..



Haruskah persahabatan ini berakhir disaat kutau tanda merah dibalik urai rambut terbuka telah membuat persahabatan ini ternoda..

Mungkin aku yang salah karena telah terlalu percaya, namun mengapa nuansa bening dari sebuah persahabatan engkau percikan tinta asmara, hingga membuat hatiku terluka...

Begitu pandai hatimu meraih mimpi dari tidur malamku, sedang satu harapan telah begitu lama aku gantungkan, untuk kita sama meniti hidup bahagia dalam mahligai suci..

Duhai sayang..
Begitu lama kita bangun candi asmara hingga menjulang mengharum napas keindahan, namun mengapa pondasi hatimu masih berlubang dan menyimpan ruang yang hijau yang untuk sahabatku dan juga menjadi...
- K E K A S I H M U -